Mandakara - Ditengah berlangsungnya Konferensi Cabang NU XIV pada tanggal 7 Januari 2026 di Kampus UIMSYA 2 Tegalsari, kaum muda NU hadir mewarnai kegiatan tersebut dengan menyelenggarakan “Forum Gagasan Nahdliyin Muda Banyuwangi” pada Rabu siang (7/1/26).
Kaum muda NU dianggap sebagai
bagian penting dari ekosistem NU yang memiliki posisi strategis sebagai agen
gagasan dan perubahan dalam menjembatani segala persoalan yang ada di tubuh dan
sekitar Nahdlatul Ulama.
![]() |
| Sekretaris Panitia, Syamsul Arifin, menerima Draf I Hasil Forum Gagasan Nahdliyin Muda Banyuwangi dari M. Nasrullah |
Forum ini diselenggarakan sebagai
lumbung gagasan pada Konfercab NU Banyuwangi guna menghadirkan rekomendasi
substantif yang dapat diusulkan dalam forum Komisi Rekomendasi Konfercab.
![]() |
| Sekretaris Panitia, Syamsul Arifin, menerima Draf II Hasil Forum Gagasan Nahdliyin Muda Banyuwangi dari Lukman Hadi Abdillah |
Dalam forum diskusi tersebut, banyak membahas tentang evaluasi PCNU dan rekomendasi arah gerak PCNU Banyuwangi ke depan. Di antaranya adalah membahas tentang isu sosial, budaya, lingkungan, pendidikan dan ekonomi masyarakat.
Isu-isu ini dibahas bersama
dengan para tokoh muda lintas profesi dan latar belakang pendidikan yang
beragam, sehingga diharapkan rekomendasi yang muncul adalah rekomendasi yang
bersifat objektif dan tepat sasaran.
![]() |
| Seluruh peserta Forum Gagasan Nahdliyin Muda Banyuwangi |
Hasil gagasan kolektif forum ini
diserahkan kepada panitia Konferensi untuk dibahas di dalam forum komisi pada
Konfercab. Dalam hal ini, Syamsul Arifin, selaku Sekretaris panitia Konfercab,
menerima dokumen hasil Forum Gagasan Nahdliyin Muda.



